Minggu, 18 November 2012

LEGISLATIF INGGRIS : PEMBUNUHAN DI GAZA TIDAK DIBENARKAN


TEHERAN, 5 Muharram 1434/19 November 2012 (ZIONIS GO TO HELL) – Anggota Parlemen Tenaga Kerja Inggris Jeremy Corbyn mengutuk keras rezim Zionis atas kejahatan dan kekejaman terhadap warga Palestina  yang tak berdaya di Jalur Gaza. Dia mengatakan bahwa pembantaian Israel  terhadap warga Palestina hanya dalam beberapa hari terakhir tidak dapat dibenarkan oleh setiap standar dan aturan.

"Sekali lagi Israel telah ceroboh menyerang rakyat Gaza, membom dan membunuh mereka," kata Corbyn kepada wartawan di London, Minggu.
Para anggota parlemen Inggris mengutuk agresi Israel terhadap Palestina, serangan itu tidak dapat dibenarkan.
"Ini adalah negara dunia pertama yang menyerang penduduk miskin dan tidak berdaya. Seperti tayangan ulang dari Operasi Cast Lead (perang Gaza akhir 2008)," kata Corbyn yang telah menjadi anggota parlemen Inggris untuk Islington Utara sejak 1983.
Corbyn mengatakan bahwa  agresi Israel untuk menarik  perhatian dan sepertinya (perdana menteri Israel Benjamin) Netanyahu menciptakan krisis untuk memastikan dia terpilih lagi dalam pemilihan umum.
Kemarin, ratusan orang ambil bagian dalam unjuk rasa di Edinburgh, Skotlandia untuk mendukung rakyat Palestina yang telah berada di bawah serangan berat rezim penjajah Israel dalam lima hari terakhir.
Para pengunjuk rasa membawa spanduk dan bendera mengutuk tindakan penjajah Israel saat mereka berbaris dari kediaman resmi Menteri Pertama, Bute House di Charlotte Square sampai Parlemen Skotlandia STV melaporkan.
Pada hari Kamis, sekitar 800 ratus orang melakukan protes di depan kedutaan besar Israel di London, berteriak  dengan slogan “anti-Israel”. Para pengunjuk rasa membentangkan  spanduk bertuliskan "Bebaskan Palestina,", "Akhiri pengepungan" dan "Pidana Israel".
Lebih dari 70 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 580 lainnya terluka dalam gelombang baru agresi penjajah Israel terhadap Jalur Gaza sejak Rabu.
Penjajah Israel memicu pertempuran dengan membunuh kepala militer HAMAS Ahmad Said Khalil al-Jabari hari Rabu diikuti oleh puluhan serangan udara ke Gaza. (Abu Dzakir)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar