Minggu, 02 Juni 2013

PENGADILAN DUNIA SEPAKAT ISRAEL PENJAJAH ILEGAL

Sumber: MINA
Zionis Go To Hell --- Pengacara internasional dan aktivis HAM Edward Corrigan di Ontario, Kanada, mengatakan bahwa pengadilan dunia sepakat menyebut Israel adalah penjajah ilegal.




Pernyataan Corrigan disampaikan dalam wawancara dengan Press TVmelalui telepon, Ahad (2/6).



Corrigan mengungkapkan bahwa sebenarnya Israel telah menginvestasikan miliaran dolar untuk terus memperluas permukiman mereka. Mereka merebut tanah, menghancurkan pasokan air, dan menghancurkan kebun-kebun zaitun milik warga Palestina, dengan berbagai dalih .


“Ini investasi besar-besaran yang tentu saja disubsidi oleh Amerika Serikat, semua ilegal. Bahkan pengadilan Israel mengatakan itu ilegal. Israel adalah penjajah ilegal, mereka tidak dapat mengambil tanah itu,” kata Corrigan.



Pengacara spesialis Kewarganegaraan dan Hukum Imigrasi itu mengatakan juga, pengadilan internasional juga membuat keputusan serupa, hanya satu hakim berbeda pendapat, seperti 14:1. Tapi keputusan sangat kuat dari pengadilan internasional mengatakan Israel adalah penjajah ilegal dan harus mengembalikan tanah.
Menurut  Corrigan, kekuatan yang paling Barat benar-benar memberikan lip service dengan fakta bahwa harus ada negosiasi, harus ada negara Palestina. Tapi itu harus ditentukan oleh negosiasi, yang tentu saja didikte dan dikendalikan oleh Israel. Dan mereka memiliki hak veto dan itu tidak untuk memberikan kembali tanah, tetapi mereka ingin melanjutkan ekspansi mereka.



Pengacara terkemuka di Kanada itu juga mengungkapkan bahwa ada kontingen demonstran Israel di Tel Aviv yang menyerukan pemerintah mereka untuk menarik diri dari tanah Palestina di saat para elit ingin ekspansi.


“Jelas ada kontingen Israel yang ingin melepaskan diri dari Tepi Barat, mereka melihat bahwa itu beracun bagi negara, menghancurkan demokrasi dan tentu saja Anda tidak bisa memiliki demokrasi ketika Anda menduduki dan mengendalikan kehidupan dari Palestina yang sebenarnya ada orang Yahudi Israel,” katanya.

Corrigan menyatakan, sebagian besar orang Israel tidak menyadari pendudukan yang dilakukan oleh pemerintahnya. Sebenarnya banyak prajurit yang akhirnya memberontak, ada kontingen besar Israel yang menolak untuk melayani di wilayah-wilayah pendudukan.



“Bagi rata-rata orang Israel, sayangnya itu tak terlihat, tersembunyi dari mereka. Mereka tidak diperbolehkan pergi ke sana, mereka tidak melihatnya, hanya ada eksposur terbatas untuk itu,” kata Corrigan.


“Namun, ada kontingen kuat aktivis, orang-orang di partai Hadash, di gerakan progresif, Gush Shalom, dan berbagai organisasi yang berbeda yang mendukung perdamaian.”

Namun Corrigan menyayangkan, sebagian besar orang menganggap itu bukan bagian dari realitas politik mereka, bahkan itu tidak menjadi masalah besar dalam pemilu terakhir. (Rudi Hnedrik).

1 komentar: