Senin, 04 Maret 2013

KEMBALI TOTAL KEPADA ALLAH UNTUK BEBASKAN AL-AQSHA


Jakarta// Ketua Umum Spirit of Aqso Bachtiar Nasir dalam acara bedah buku ‘Palestina Kewajiban yang Terlupakan’ menegaskan langkah awal untuk bebaskan masjid Al-Aqsha adalah kembali total kepada Allah, Jakarta, Senin (4/3).


“Program-program untuk membebaskan Al-Aqsha yang harus kita lakukan paling pertama adalah kembali total kepada Allah,” tegas Bachtiar.

Mengutip ayat Al-Qur’an Surat Muhammad ayat tujuh, ustadz yang juga Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) itu mengatakan Allah tidak akan menolong hamba yang tidak menolong agama Allah.

“Israel adalah negara paling hebat persenjataannya di muka bumi, namun mereka dikalahkan oleh sekelompok kecil orang yang hanya kembali total kepada Allah,” kata Bachtiar.

Bachtiar Nasir

Bachtiar juga mengungkapkan bahwa Masjid Al-Aqsha adalah jantungnya Baitul Maqdis, jantungnya Palestina secara umum. Pusat barometer kehebatan Islam di muka bumi.

Meskipun ulama dunia Yusuf Al Qardhawi memfatwakan muslim non-Palestina haram berkunjung ke Al-Aqsha selama di kuasai oleh Israel, Bachtiar berbeda pendapat dengan tetap melakukan kunjungan ke Al-Aqsha yang melalui pemeriksaan pos tentara Israel yang begitu ketat.

“Fatwa itu tidak salah dalam konteks internasional, tapi dalam kasus tertentu, saya sebagai alumni fakultas syariah melihat dalam kasus ini ada pengecualian,” kata Bachtiar.

Pada kesempatan itu, mahasiswa lulusan Universitas Aqsa Gaza Mohamed Zayid Mohamed Qaddouro hadir sebagai tamu. Qaddouro adalah mahasiswa Gaza yang datang ke Indonesia untuk bergabung bersama kantor berita Miraj News Agency (MINA). Acara bertema Palestina dan Al-Aqsha itu menariknya untuk hadir.

“Kondisi Gaza dan Al-Aqsha sudah semakin membaik setelah perang 22 hari pada akhir 2008 dan awal 2009. Hal ini berkat begitu banyaknya pihak dari luar Palestina yang turut serta membantu dan berjuang bersama Palestina,” ungkap Qaddouro.

Dalam kesempatan yang singkat itu, Qaddouro memberi pesan kepada rakyat Indonesia untuk banyak berdoa kepada Allah dan kembali kepada Al-Qur’an dengan belajar menghapalnya.

Di malam itu, Spirit of Aqso launching program ‘Gerakan Wakaf Buku: Palestina Kewajiban yang Terlupakan’. Gerakan ini akan menyebarluaskan buku tersebut ke berbagai intitusi pendidikan dan lembaga-lembaga kemasyarakatan serta individual sebagai bentuk sosialisasi Palestina dan Al-Aqsha. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar